BYAN - PT. Bayan Resources Tbk

Rp 36.925

-175 (0%)

JAKARTA. Kenaikan harga jual rata-rata batu bara mendongkrak kinerja PT Bayan Resources Tbk sehingga pendapatan dan laba bersih pada kuartal III-2021 melonjak fantastis masing-masing 74,34% dan 500,88%.

Sekretaris Perusahaan PT Bayan Resources Tbk, Jenny Quantero menuturkan, pertumbuhan pendapatan yang signifikan didorong kenaikan harga jual rata-rata sebesar US$ 59,7 per metrik ton (MT) hingga kuartal III-2021 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 38,6 per MT. "Naiknya harga jual disertai naiknya volume penjualan batu bara,” ujar dia saat paparan publik virtual. Volume penjualan batu bara mencapai 29,3 juta (MT), tumbuh 12,69% dari Kuartal III-2020 sebesar 26 juta MT.

Pada sembilan bulan pertama tahun ini, pendapatan PT Bayan Resources Tbk mencapai US$ 1,74 miliar atau setara Rp 25,07 triliun (asumsi kurs Rp 14.337/$), naik 74,34% dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 14,38 triliun. Realisasi pendapatan tersebut bahkan sudah melebihi dari target perseroan antara US$ 1,4 miliar-US$ 1,6 miliar pada 2021.

Sementara itu laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh spektakuler sebesar 500,88% menjadi US$ 650,32 juta dibandingkan periode sama tahun 2020 yang tercatat US$ 108,22 juta.

PT Bayan Resources Tbk telah mendistribusi produksi batu bara tersebut ke China, Korea, Indonesia, India, dan Malaysia, serta lainnya. Distribusi terbesar adalah Filipina sebesar 28%, China 17%, Korea sebesar 14%, Indonesia 11%, India 10% dan Malaysia sebesar 10% serta lainnya. (AM)