BNBA - PT. Bank Bumi Arta Tbk

Rp 1.475

+15 (+1,00%)

JAKARTA. PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) berpotensi menghimpun dana segar sebanyak-banyaknya Rp621,39 miliar dari penerbitan saham baru tanpa memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Wikan Aryono S., Presiden Direktur BNBA, menyampaikan bahwa harga pelaksanaan dalam rights issue telah ditetapkan sebesar Rp1.345 per saham. Setiap saham baru akan memiliki nilai nominal Rp100 per saham.

Sejumlah pemegang saham lama perseroan juga telah menyatakan kesanggupannya untuk ambil bagian atas saham baru BNBA, kata Aryono lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Beberapa di antaranya yaitu PT Surya Husada Investment (SHI) dengan porsi 33,45%, PT Takjub Finansial Teknologi (TFT) 24%, PT Dana Graha Agung (DGA) 20,07%, dan PT Budiman Kencana Lestari BKL 13,38%.

“Tidak ada pengalihan HMETD yang dimiliki SHI, TFT, DGA, dan BKL kepada pihak lain,” kata Aryono.

Sebagaimana diberitakan idnfinancials.com, rights issue BNBA dilaksanakan dalam rangka peningkatan modal inti menjadi Rp2 triliun. Peningkatan modal ini merupakan upaya perseroan untuk mengikuti regulasi perbankan di Indonesia. (KR)