PPRO - PT. PP Properti Tbk

Rp 50

0 (0%)

JAKARTA. PT PP Properti Tbk (PPRO) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap IV dengan jumlah pokok Rp1,1 triliun, yang akan dipakai untuk melunasi utang jatuh tempo dan modal kerja.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi tersebut merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan PTPP dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp2,4 triliun. Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan dengan jumlah total Rp641 miliar lewat program ini.

Obligasi Tahap IV yang saat ini diterbitkan, PTPP menawarkan obligasi dalam 2 seri dengan jumlah pokok Rp157 miliar untuk seri A dan Rp163 miliar untuk seri B. “Sisa dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp780 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort),” kata Manajemen PTPP dalam prospektus yang diterbitkan.

Distribusi obligasi secara elektronik dijadwalkan pada 11 Januari 2022. Selanjutnya, pencatatan obligasi di BEI akan dilaksanakan pada 12 Januari 2022.

Manajemen PTPP akan menggunakan Rp300 miliar dana hasil penerbitan obligasi untuk membayar utang dalam bentuk obligasi yang akan jatuh tempo. Kemudian sisanya akan dipakai untuk modal kerja, yang akan mendukung biaya konstruksi proyek eksisting perseroan.

PTPP telah mendapat peringkat “idBBB-” dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi Tahap IV yang sedang ditawarkan. Perseron juga telah menunjuk 3 penjamin pelaksana emisi obligasi yaitu PT Bahana Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM). (KR)