PTRO - PT. Petrosea Tbk

Rp 2.840

-40 (-1,00%)

JAKARTA. PT Petrosea Tbk. (PTRO) menargetkan kontrak baru sekitar US$1 miliar atau lebih. Sektor non pertambangan menjadi sasaran utama penopang capaian target tersebut.

Presiden Direktur Petrosea Hanifa Indradjaya mengatakan capaian kontrak baru tahun depan pasti akan tumbuh, namun dia belum bisa menjanjikan besaran target kontrak baru bila dibandingkan dengan tahun ini.

"Kami tahun ini backlock [kontrak jangka panjang] US$1 miliar, tahun kemarin juga kisaran US$1miliar. Dengan begitu, jumlah kontrak ada ditambah kontrak baru target saya kisaran US$1 miliar atau lebih," jelasnya dalam paparan publik, Kamis (23/12/2021).

Hanifa menjelaskan selama ini strategi utama perseroan terdiri atas diversifikasi, digitalisasi, dan dekarbonisasi. Dengan strategi diversifikasi, perseroan juga menyasar pelanggan-pelanggan baru di pertambangan non batubara. Target pelanggan pemilik tambang baru yakni pelanggan tambang mineral terutama bahan metal yang akan sangat dibutuhkan untuk elektrifikasi, seperti bauksit, cobalt, dan nikel.

Sedangkan di bidang digitalisasi, selain mempertajam standar operasi terbaik, juga turut memperkaya nilai preposisi perusahaan sehingga perseroan bisa menjadi partner yang lebih dari sekedar kontraktor. (AM)