JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2021 dengan jumlah pokok Rp1,25 triliun dengan bunga tertinggi 6,95% per tahun.

Obligasi tersebut ditawarkan dalam 2 seri, menurut keterangan resmi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Seri A ditawarkan dengan jumlah pokok Rp630 miliar dan bunga tetap 6,45% per tahun, sementara seri B ditawarkan dengan bunga tetap 6,95% per tahun. Tenor masing-masing seri yaitu 3 tahun dan 5 tahun.

Masa penawaran umum obligasi berlangsung pada 24-27 Desember 2021. Distribusi obligasi secara elektronik dijadwalkan pada 29 Desember, serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Desember 2021.

Bank Sulselbar menunjuk 3 perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Ketiganya yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia.

Menurut data idnfinancials.com, Bank Sulselbar memiliki total aset sebanyak Rp28,47 triliun per 30 September 2021. Financing to Deposit Ratio (FDR) perseroan berada di level 121,16% dan Non Performing Financing (NPF) net berada di level 2,38%.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan tercatat memiliki 30,72% saham Bank Sulselbar. Pemprov Sulawesi Barat memiliki 2,38% saham, serta sisanya dimiliki oleh pemerintah kota dan kabupaten di wilayah administrasi Sulawesi Selatan dan Barat. (KR)