ARCI - PT. Archi Indonesia Tbk

Rp 396

+2 (+1,00%)

JAKARTA. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), perusahaan tambang emas dan perak milik Peter Sondakh, mengumumkan penghentian kegiatan tambang di pit milik salah satu anak usahanya yaitu PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) yang berada di Sulawesi Utara.

Rudy Suhendra, Wakil Direktur UTama ARCI, mengatakan pit tambang tersebut ditutup sementara karena tingginya curah hujan yang mengakibatkan penurunan tanah, kerusakan jalan, dan badan sungai. Selain itu dinding kerja tambang di salah satu pit milik TTN, mengalami kerusakan akibat masuknya aliran air sungai ke dalam pit.

“Kejadian tersebut berpotensi menghambat aktivitas penambangan di pit terkait serta arus kas perseroan selama proses perbaikan,” kata Suhendra lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Saat ini, kata Suhendra, perseroan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menanggulangi dampak dari kerusakan pit tersebut. Ia mengaku tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kerusakan pit tambang tersebut.

Menurut data idnfinancials.com, harga saham ARCI pada perdagangan hari ini melemah 5,66% atau 30 poin ke level Rp500 sampai dengan pukul 10.13 WIB. Sejak tercatat di BEI, harga saham perseroan tercatat turun 32,67% atau 245 poin dari Rp750 per lembar. (KR)