PTSN - PT. Sat Nusapersada Tbk

Rp 204

+6 (+3,00%)

JAKARTA - PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), perusahaan perakitan elektronik, cari pinjaman perbankan dengan jaminan di atas 50% aset bersih perusahaan. Rencana itu akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Perusahaan berencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat yakni RUPSLB dengan agenda peretujuan direksi guna memperoleh fasilitas kredit dari bank atau lembanga pembiayaan," kata Abidin Fan, Direktur Utama PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (18/1).

Pada perdagangan kemarin (17/1), frekuensi perdagangan saham PTSN sebanyak 319 kali, volume transaksi 727.100 dengan harga penutupan di level Rp 232 per saham, sebelumnya sempat menyentuh batas harga tertinggi Rp 236 per lembar. Sedangkan pada transaksi akhir pekan lalu (14/1), frekuensi perdagangan saham PTSN tercatat 186 kali, volume 1.063.500 dengan harga penutupan perdagangan di posisi Rp 228 per saham, sebelum sempat menyentuh harga Rp 232 per lembar.

Per September 2021, PTSN mencatatkan total ekuitas US$ 86,96 juta, total aset US$ 158,76 juta, dan utang bank jangka pendek US$ 1 juta. (LK)