JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengumumkan jumlah penumpang kereta api sepanjang 2021 tercatat sebanyak 23,02 juta, sekitar 27% lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 31,54 juta penumpang.

Rinciannya, sekitar 44,25% atau 10,19 juta penumpang merupakan penumpang kereta api jarak jauh. Kemudian sebanyak 55,75% atau 12,83 juta merupakan penumpang kereta api lokal.

Joni Martinus, VP Public Relations KAI, mengatakan penurunan tersebut disebabkan adanya pembatasan mobilitas dan kapasitas pada angkutan kereta api. Sementara pada awal 2020 belum ada pembatasan mobilitas.

“KAI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan seluruh masyarakat yang telah menggunakan angkutan kereta api selama 2021,” ungkap Martinus lewat keterangan resmi yang diterima idnfinancials.com.

Secara keseluruhan, jumlah pelanggan yang dilayani oleh KAI Group pada 2021 tercatat sebanyak 149,85 juta pelanggan. Jumlah pelanggan yang dilayani pada 2021 turun 19% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 185,73 juta pelanggan. (KR)