BTPS - PT. Bank BTPN Syariah Tbk

Rp 2.620

+10 (+0,38%)

JAKARTA. Penyaluran pembiayaan kepada nasabah Ultramikro  PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) pada tahun 2021 meningkat 10% menjadi Rp10,44 triliun (yoy).

Direktur Utama BTPN Syariah Hadi Wibowo menjelaskan pertumbuhan tersebut disertai dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga, dimana non-performing financing (NPF) di posisi 2,37 persen. Perseroan juga memiliki rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) yang kuat di level 58%, jauh di atas rata-rata industri.

Sementara itu penghimpunan dana pihak ketiga (DPK)  berhasil tumbuh 12% (yoy) menjadi Rp10,97 triliun dari Rp9,78 triliun pada tahun 2020 dan laba bersih setelah pajak mencapai Rp1,47 triliun. Sedangkan total aset perseroan tumbuh 13% (yoy) menjadi Rp18,54 triliun dari Rp16,44 triliun.

Hadi memaparkan saat ini perseroan terus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan nasabah seiring dengan perkembangan teknologi digital. Pada 2021, BTPN Syariah mengembangkan layanan berbasis aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah seluruh nasabah dan agen bank, yakni Mitra Tepat, kata Hadi dalam keterangan tertulis Kamis (9/2/2022). (AM)