ASII - PT. Astra International Tbk

Rp 6.125

-75 (-1,22%)

JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih sebesar Rp20,2 triliun sepanjang tahun buku 2021, lebih tinggi 25% secara year-on-year (yoy) atau dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp16,16 triliun.

Perolehan laba bersih ASII pada 2021 ditopang oleh kinerja pendapatan yang mencapai Rp233,39 triliun. Pendapatan perseroan pada 2021 tercatat tumbuh 33% yoy.

Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur ASII, menjelaskan pertumbuhan pendapatan perseroan ditopang oleh kinerja lini bisnis otomotif yang mendapat insentif pajak dari Pemerintah. “Kinerja bisnis otomotif meningkat secara signifikan, dengan penjualan mobil naik 81% dan penjualan sepeda motor naik 36%,” ungkap Tjondro lewat keterangan resmi.

Di sisi lain, harga komoditas juga ikut mendukung pertumbuhan bisnis tambang hingga perkebunan milik perseroan. Kendati demikian, Tjondro memproyeksikan tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19 pada 2022 masih akan tetap berlangsung.

“Dengan posisi keuangan yang kuat, grup akan terus fokus mencari peluang bisnis baru untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” ungkap Tjondro.

Menurut data yang diterima idnfinancials.com, laba bersih ASII dari lini bisnis otomotif mengalami pertumbuhan 170% yoy pada 2021. Kemudian lini bisnis jasa keuangan tumbuh 49%, alat berat dan energi tumbuh 79%, agribisnis tumbuh 137%, infrastruktur dan logistik tumbuh 53%, teknologi informasi tumbuh 86%, dan properti tumbuh 26%. (KR)