JAKARTA - PT Pegadaian menyatakan kesiapan melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV 2021 Seri A dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap IV 2021 Seri A dengan total Rp 2,77 triliun yang akan jatuh tempo pada April 2022. Endah Susiani, Kepala Divisi Treasuri PT Pegadaian menyampaikan rencana itu dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (11/8).

Disampaikannya Obligasi Tahap IV 2021 Seri A sejumlah Rp 2,17 triliun dan Sukuk Mudharabah Rp 599,20 miliar akan jatuh tempo masing-masing pada 16 April 2022. "Perusahaan akan melunasi Obligasi dan Sukuk dengan sumber dana yang berasal dari fasilitas pinjaman perbankan," katanya.

Menurut dia, proyeksi sisa plafon perbankan per April 2022 cukup untuk melunasi Obligasi dan Sukuk sejumlah itu.

Per Desember 2021, Pegadaian mencatatkan pinjaman bank yang terafiliasi sebesar Rp 12,86 triliun dan pihak ketiga Rp 10,38 triliun. Pendapatan tercatat Rp 20,63 triliun, laba usaha Rp 17,40 triliun, dan laba tahun berjalan Rp 2,42 triliun. (LK)