DUBAI – Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) telah menarik hingga dua juta pengunjung dari seluruh dunia jelang Expo 2020 Dubai berakhir. Jumlah tersebut tercatat per hari Senin lalu (21/3). Paviliun Indonesia terus berupaya mencapai target sebanyak 2,5 juta pengunjung pameran di akhir Expo 2020 Dubai.

“Kami sangat berbahagia karena selama kurang dari dua minggu berakhirnya gelaran Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia telah berhasil menarik dua juta pengunjung. Kami optimis, angkanya akan terus bertambah hingga gelaran ini berakhir,” tutur Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi. 

Didi juga mengatakan, sebagai penghasil kopi terbesar keempat di dunia, Indonesia terus berupaya untuk memamerkan kopi petani lokal di gelaran Expo 2020 Dubai. Oleh karena itu, di pekan partisipasi Bank Indonesia dalam Expo 2020 Dubai, Paviliun Indonesia menggelar acara coffee cupping pada Kamis (17/3). Acara tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperluas akses pasar kopi Indonesia hingga ke Timur Tengah.

Melalui acara coffee cupping tersebut, pengunjung diajak untuk mencicipi tujuh sampel kopi yang ditanam dengan metode yang berkelanjutan sesuai dengan konsep ekonomi hijau dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Bali, dan Sulawesi Selatan. Acara tersebut juga bertujuan untuk membangun kerja sama antar petani lokal, pebisnis kopi, dan pedagang kopi dari UEA. 

Selain memamerkan produk lokal, Paviliun Indonesia juga menggelar kegiatan untuk meningkatkan potensi kewirausahaan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal di UEA pada pekan partisipasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Expo 2020 Dubai. Acara yang difasilitasi Bank Mandiri melalui program “Mandiri Sahabatku” bertujuan untuk mengajak para PMI di Timur Tengah, khususnya di Dubai agar memiliki pola pikir untuk menjadi pengusaha di negeri sendiri. (LM)