IFSH - PT. Ifishdeco Tbk

Rp 1.315

-55 (-4,00%)

JAKARTA - PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menjajaki ekspansi lahan pertambangan nikel guna mendongrak pendapatan di masa depan. Sumber dana untuk rencana itu berasal dari hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) yang saat ini masih mengendap di bank.

Dalam risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dikutip pada (25/4), pemegang saham akan mengunakan 75% dana IPO untuk mengakuisisi lahan pertambangan bijih nikel dan 25% akan dialokasikan untuk modal kerja perusahaan. "Mengkauisisi Ijin Usaha Pertambangan (IUP) dari perusahaan lain," kata Ineke Kartika Dewi, Direktur IFSH.

Hasil RUPSLB itu mengubah rencana perusahaan yang semula dialokasikan untuk membeli permesinan dan modal kerja yang tercantum dalam prospektus IPO. Perubahan tersebut disetujui oleh 80% pemegang saham yang hadir dalam kuorum RUPSLB yang berlangsung pekan lalu (21/4).

Pada 26 November 2019, perusahaan meraup dana segar Rp 187 miliar dari IPO, yang rencananya dialokasikan 84% untuk pembayaran uang muka permesinan RKEF dan 16% sebagai modal kerja. (LK)