BUMI - PT. Bumi Resources Tbk

Rp 155

-8 (-5,16%)

JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) membukukan rekor pendapatan tertinggi untuk kinerja pada tahun 2021 sebesar US$ 5,42 miliar karena naiknya harga batubara. Pendapatan tersebut naik 47% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 3,68 miliar.

Total pendapatan yang diraih BUMI sepanjang tahun 2021 tersebut diperoleh setelah perusahaan tambang batubara itu menjual 79 juta ton batu bara yang dihasilkan dari dua anak perusahaan yaitu PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebesar  56,9 juta ton dan dari PT Arutmin Indonesia (AI) sebesar 22,2 juta ton.

Dari pendapatan tersebut, BUMI berhasil membalikkan kerugian yang diderita tahun 2020 menjadi keuntungan dengan meraih laba bersih US$ 168 juta pada 2021, sedangkan rugi bersih pada tahun 2020 sebesar US$ 338 juta.

Direktur & Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava menyampaikan BUMI menargetkan produksi batu bara pada 2022 di kisaran 81 juta-89 juta ton. "Dengan kembalinya optimisme sektor, dan tren kenaikan harga batubara, Bumi Resources berharap dapat meningkatkan kinerja yang signifikan di 2022," paparnya dalam siaran pers, Jumat (29/4/2022). (AM)