KAEF - PT. Kimia Farma Tbk

Rp 1.375

+20 (+1,00%)

JAKARTA. PT Kimia Farma Tbk  akan fokus untuk menurunkan ketergantungan impor bahan baku obat sebesar 13,86% pada tahun 2022 dengan mengoptimalisasi fasilitas produksi dan melakukan komersialisasi produk bahan baku yang dikembangkannya.

Direktur Produksi dan Supply Chain Kimia Farma Andi Prazos mengatakan saat ini KAEF sudah mampu memproduksi 11 jenis bahan baku obat guna memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ketentuan TKDN. Berdasarkan target Kementerian Perindustrian, KAEF harus dapat memenuhi kebutuhan 21 jenis bahan baku obat hingga 2025.

"Kami sudah memikirkan langkah ke depan terkait strategi kompensasi dampak turunnya Covid-19 yang ada di Indonesia," terangnya. Perseroan juga bakal meningkatkan skala omnichannel dalam distribusi dan melakukan penguatan klinik utama di kota besar, meningkatkan layanan homecare dan telemarketing, hingga rebranding outlet apotek, klinik, dan laboratorium, kata Andi.

Dia menargetkan pada 2025 KAEF dapat menjadi pemain farmasi global dan nomor satu di Indonesia. (AM)