JAKARTA - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) membukukan penjualan sebesar Rp675,1 miliar pada 2021 atau naik 25,4% dari tahun sebelumnya sebesar Rp538,4 miliar.

Peningkatan ini ditopang oleh sektor jalan tol yang menyumbang pertumbuhan 33,8% dari Rp328,3 miliar menjadi Rp439,3 miliar. Sektor energi terbarukan juga naik 26,9% menjadi Rp155,6 miliar.

Sementara itu, laba bersih perseroan pada tahun lalu tercatat sebesar Rp25,7 miliar yang didorong oleh peningkatan biaya non-recurring items pada pos beban operasional lainnya, peningkatan beban amortisasi sebagai hasil dari pengembangan aset Perseroan (dari Rp79,5 Miliar menjadi Rp112,9 Miliar) dan peningkatan beban keuangan (dari Rp61,6 Miliar menjadi Rp143,9 Miliar) atas tambahan pinjaman kredit investasi baru senilai Rp1,5 Triliun pada PT Makassar Metro Network untuk pengembangan aset Jalan Tol Layang A.P. Pettarani dan Rp375 Miliar pada PT Inpola Meka Energi untuk pengembangan aset PLTA Lau Gunung.

Ramdani Basri, Direktur Utama Perseroan mengutip dari Kontan mengatakan, “Perseroan berhasil menerapkan strategi serta respon yang tepat atas perkembangan kondisi eksternal, termasuk melakukan berbagai mitigasi seperti meningkatkan kualitas kinerja sehingga lebih mudah dalam merealisasikan investasi serta menerapkan growth strategy melalui kemitraan.” (LM)