PNBS - PT. Bank Panin Dubai Syariah Tbk

Rp 74

-2 (-3,00%)

JAKARTA. Kerugian yang dialami PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk. (PNBS) sebesar Rp818 miliar pada tahun 2021 karena penghapus bukuan (write-off) pada sejumlah pembiaayaan berkualitas rendah yang mencapai Rp1.046 miliar.

Manajemen PNBS menjelaskan bahwa rugi tersebut sejalan dengan meningkatnya pencadangan kualitas aktiva produktif untuk melakukan write-off sejumlah pembiayaan berkualitas rendah sebesar Rp1.046 miliar.

Sementara total write-off per 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp1.067,2 miliar dengan rincian penghapusan pada piutang murabahah sebesar Rp49,5 miliar, pembiayaan mudharabah sebesar Rp40,8 miliar dan pembiayaan musyarakah sebesar Rp976,9 miliar.

Menurut Manajemen PNBS, write-off pembiayaan tersebut diiakukan untuk memperbaiki rasio NPF (non-performing financing), yang pada 31 Desember 2021 mampu menekan NPF masing-masing menjadi 1,19% (gross) dan 0,94% (net), dari NPF sebelumnya 3,38% (gross) dan 2,45% (net) pada periode yang sama tahun 2020.

Laporan keuangan Bank Panin Dubai Syariah pada tahun 2021 membukukan rugi bersih sebesar Rp818,11 miliar, sedangkan pada 2020 mencatat laba bersih sebesar Rp128 juta. (AM)