ANTM - PT. Aneka Tambang Tbk

Rp 2.180

-50 (-2,00%)

JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), anggota Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Holding Industri Pertambangan, memperoleh laba bersih sebesar Rp1,47 triliun sepanjang kuartal pertama (Q1) 2022.

Perolehan laba bersih pada Q1 2022 tercatat tumbuh 132% dari periode yang sama tahun lalu, yang mencapai Rp630,38 miliar. Syarif Faisal Alkadrie, Sekretaris Perusahaan ANTM, menyampaikan pertumbuhan laba bersih perseroan ditopang oleh optimalisasi penjualan, serta kenaikan harga komoditas global.

“Implementasi strategi operasional yang tepat mendukung pertumbuhan profitabilitas seluruh segmen operasi utama Antam,” jelas Faisal.

Pada tahun ini, ANTM akan fokus pada pengembangan basis pelanggan di dalam negeri. Pada Q1 2022, penjualan bersih perseroan tercatat sebesar Rp9,75 triliun. Sebanyak Rp7,42 triliun atau 76% dari total penjualan pada periode ini merupakan penjualan di pasar domestik.

Penjualan emas tetap menjadi kontributor terbesar bagi penjualan ANTM pada Q1 2022, dengan angka penjualan sebesar Rp5,88 triliun atau 60% dari total penjualan. Penjualan feronikel tercatat sebesar Rp1,86 triliun atau 19%, bijih nikel Rp1,62 triliun atau 17%, serta bauksit dan alumina Rp299,40 miliar atau 3%. (KR)