IATA - PT. MNC Energy Investments Tbk

Rp 113

-5 (-4,42%)

JAKARTA - PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) mengklaim menemukan tambahan cadangan batu bara sebanyak 42,64 juta metrik ton (MT) dari lokasi Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Andi Tenri Dala Fajar, Sekretaris Perusahaan PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) menyampaikan dalam keterbukaan informasi Senin (30/5).

Disampaikannya temuan itu pada IUP yang baru-baru ini diakuisisi oleh perusahaan sebanyak 37 juta MT. "PT Arthaco Prima Energy (APE) menemukan tambahan cadangan batu bara dengan GAR 2.500-3.250 kg/kcal pada program pengeboran APE tahan I dan II di atas lahan seluas 660 hektare (Ha) dari total areal yang dapat dieksplorasi seluas 15.000 Ha," katanya.

Selain itu, PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE), anak usaha IATA, juga melaporkan temuan tambahan cadangan batu bara sebanyak 6,22 juta MT dengan GAR 3.75 kg/kcal di areal seluas 960 Ha. Temuan ini porsi cadangan batu bara menjadi 201,32 juta MT dari sebelumnya 158,68 juta MT.

Menurut dia, temuan cadangan baru dari APE dan IPBE belum mencapai 15% dari total area yang dapat dieksplorasi. "Penemuan cadangan dan sumber daya batu bara akan terus meningkat karena pengeboran APE dan IPBE yang telah dilakukan secara kolektif," katanya. (LK)