DGIK - PT. Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

Rp 130

+1 (+0,77%)

JAKARTA. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), perusahaan konstruksi bangunan, telah menjual 36,95% dari seluruh saham treasuri atau sekitar 19,44 juta lembar saham.

Saham treasuri yang dijual oleh DGIK, diperoleh lewat aksi pembelian kembali (buyback) saham pada kurun waktu Maret-Juni 2022. Penjualan saham treasuri dilakukan melalui Mirae Asset Sekuritas sebagai anggota bursa. Aksi korporasi ini mendatangkan dana segar Rp2,17 miliar.

“Waktu pelaksanaan penjualan saham adalah tanggal 7 Juni 2022,” ungkap Almanda S. Pohan, Corporate Secretary DGIK, lewat keterangan resmi.

Setelah penjualan saham treasuri tersebut, DGIK masih memiliki sebanyak 32,17 juta lembar saham treasuri. Ini mewakili 0,6% dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, harga saham DGIK naik 0,85% atau 1 poin ke level Rp118 per lembar. Sejak awal tahun 2022 atau secara year-to-date (ytd), harga saham DGIK turun 40,70% atau 81 poin dari Rp199 per lembar. (KR)