JAKARTA. Tiga sektor komoditas telah mendorong perolehan pendapatan MIND ID dan melejitkan laba bersihnya sebesar 687% menjadi Rp14,33 triliun pada kinerja 2021.

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan yang sangat baik sepanjang 2021 merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai pengelola salah satu sektor strategis yang dapat mendukung penguatan dan pemulihan ekonomi Indonesia di tengah kondisi pandemi. “Pertumbuhan kinerja positif perusahaan di dukung oleh sinergi seluruh Insan Grup MIND ID dalam melaksanakan seluruh rencana strategis yang ditetapkan,” katanya dalam laman resmi perusahaan, Rabu (15/6/2022). 

Sepanjang 2021, MIND ID meraih pendapatan sebesar Rp93,75 triliun, naik 40% dibandingkan 2020 yang sebesar Rp66,75 triliun. Tiga komoditas terbesar penyumbang pendapatan MIND ID ialah batubara, emas dan timah yang masing-masing berkontribusi sebesar 32%, 28% dan 13%. Disusul aluminium 9%, feronikel 7%, bijih nikel 5% dan lainnya sebesar 6%. 

BUMN Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia itu pada akhirnya mencatatkan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp28,06 triliun, meningkat 149% dan laba bersih Rp14,33 triliun pada 2021, meningkat 687%. (AM)