GIAA - PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Rp 222

0 (0%)

JAKARTA - Penyerahan pertama pendapatan penjualan tiket rute Jakarta-Jeddah-Madinah kepada pemegang Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) Mandiri GIAA 01 akan dimulai tahun 2024-2032. Hal itu menjadi kesepakatan proposal penjadwalan pembayaran dengan mekanisme ballon payment antara GIAA dan pemegang KIK EBA yang berlangsung 10 tahun dimulai tahun 2022.

Aliyahdin Saugi, Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), manajer investasi KIK EBA GIAA 01, menyampaikan proposal GIAA telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Mandiri pada dua pekan lalu (13/6). "Akan dilakukan perubahan penyerahan pendapatan penjualan tiket dalam dokumen transaksi," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (24/6).

Menurut dia, penyesuaian jadwal dan ketentuan lainnya akan berlaku efektif pasca dokumen transaksi diteken antara MMI dan GIAA. Perusahaan penerbangan itu akan menyisihkan pendaptan penjualan tiket dari rute Jeddah dan Madinah hingga jumlah yang ditetapkan pada periode yang disepakati dan mentransfer jumlah tersebut ke rekening yang ditetapkan (escrow account). (LK)