SEMARANG - Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan (BPPP) Kasan menyatakan, penguatan perdagangan nasional diperlukan demi stabilitas ekonomi. Untuk itu, Kementerian Perdagangan berfokus pada penguatan kinerja perdagangan dalam negeri. Demikian diungkapkan Kasan dalam seminar web Diseminasi Hasil Analisis #2 Tahun 2022 yang digelar secara hibrida pada hari ini, Kamis (23/6) di Hotel Novotel, Semarang, Jawa Tengah.  

“Kementerian Perdagangan mengupayakan penguatan kinerja perdagangan dalam negeri melalui digitalisasi untuk mendorong transparansi dan efisiensi. Digitalisasi salah satunya diterapkan pada perdagangan Minyak Goreng Curah (MGC) Rp 14.000/liter dengan menggunakan aplikasi digital,” jelas Kasan. 

Untuk menjaga kinerja di dalam negeri, Kementerian Perdagangan juga terus melakukan penguatan peran Indonesia dalam kerja sama perdagangan Indonesia melalui Presidensi G20 pada 2022. Sesuai tema yang diangkat yaitu “Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia mendorong pemulihan ekonomi global karena berdampak besar pada stabilitas ekonomi semua negara, termasuk Indonesia.

Capaian positif perdagangan Indonesia harus dijaga dan terus diperkuat. Namun demikian, dunia tengah dihadapkan pada situasi ekonomi dan politik yang penuh dengan ketidakpastian yang dapat memberikan efek domino terhadap negara-negara yang saling terhubung di era globalisasi.  

Sementara pada pembukaan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng M. Arif Sambodo menyampaikan, perekonomian di Jawa Tengah membaik seiring pengendalian pandemi Covid-19 di Jawa Tengah. Ekspor nonmigas Jateng pada 2021 mencatatkan surplus USD 2,9 miliar atau meningkat 33,14 persen. Sektor perdagangan juga tumbuh 3,62 persen secara tahunan (YoY).

“Tren positif harus dijaga bersama di tengah situasi global yang dipenuhi ketidakpastian. Selain kerja sama antarprovinsi, Jawa tengah memiliki beberapa sister province. Kerja samanya tidak hanya di sektor ekonomi, tapi juga pendidikan dan kesehatan. Pada awal pandemi Covid-19, banyak bantuan datang dari sister province Jawa Tengah,” ungkap Arif.  (LM)