ARKO - PT. Arkora Hydro Tbk

Rp 600

-40 (-6,67%)

JAKARTA. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), pengembang dan operator Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), akan melaksanakan Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jumlah saham ARKO yang akan dilepas dalam IPO yaitu sebanyak 579,9 juta lembar, setara 20% dari total modal ditempatkan dan disetor. Setiap saham memiliki nilai nominal Rp25 per lembar, beserta akan ditawarkan pada harga Rp286 sampai Rp310 per lembar. Dengan asumsi harga tersebut, perseroan berpotensi meraup dana segar hingga Rp179,8 miliar.

Masa penawaran awal (book building) saham ARKO dijadwalkan berlangsung mulai 20-28 Juni 2022. IPO saham diperkirakan akan berlangsung pada 4-6 Juli 2022 dan pencatatan di BEI pada 8 Juli 2022.

ARKO berencana menggunakan sekitar 63% dana yang diperoleh dari IPO untuk penyertaan modal di sejumlah anak usaha. Sisanya akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman kepada ACEI Singapore Holding Private Ltd.

Sebagai catatan, ACEI Singapore Holding merupakan salah satu pemegang saham ARKO dengan porsi kepemilikan saham 40%. Sementara itu sebanyak 60% saham perseroan dimiliki oleh PT Arkora Bakti Indonesia.

Dalam pelaksanaan IPO, ARKO menunjuk 2 perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Kedua perusahaan yang ditunjuk yaitu PT Lotus Andalan Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. (KR)