JAKARTA - PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2021, dengan Pendapatan Premi Bruto (Gross Written Premium) sebesar Rp 19 triliun atau bertumbuh 12,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh pertumbuhan bisnis dari berbagai kanal distribusi, terutama keagenan dan Bancassurance.  Dengan pertumbuhan bisnis yang positif, Allianz Life Indonesia membukukan total aset sebesar Rp 42,8 triliun. Sementara kesehatan finansial perusahaan yang diukur oleh rasio Risk-Based Capital (RBC) tercatat sebesar 405% pada tahun 2021, jauh di atas ketentuan regulator sebesar 120%.

“Allianz Life Indonesia berkomitmen untuk merealisasikan tujuannya melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia. Kami menjalankan bisnis dan operasional perusahaan yang sejalan dengan pilar-pilar strategis dalam hal pertumbuhan, kualitas, dan pengalaman. Dalam melalui masa-masa menantang selama dua tahun terakhir, kami senantiasa mengedepankan keamanan dan kesehatan seluruh karyawan, memastikan solusi dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah serta mitra bisnis, serta mempertahankan kinerja bisnis,” kata David Nolan, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia.

Allianz Life Indonesia membuktikan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada nasabah dengan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp 13,5 triliun di tahun 2021, meningkat sebesar 20,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, untuk lebih dari 223.000 klaim asuransi jiwa dan kesehatan.

Allianz Life Indonesia berhasil membukukan dan menjadi market leader untuk Weighted New Business Premium (WNBP)*dengan pertumbuhan sebesar 11% dan market share 12%. Pencapaian ini berlanjut hingga kuartal I tahun 2022, Allianz Life Indonesia masih terdepan dengan market share WNBP sebesar 10,6% (Sumber: Laporan AAJI Kuartal IV tahun 2021 dan Laporan AAJI Kuartal I tahun 2022). (LM)