JAKARTA. Pemerintah Indonesia telah menyerap Rp7,8 triliun dari lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara, yang dilaksanakan pada 28 Juni 2022 kemarin.

Ada 6 seri sukuk negara yang ditawarkan dalam lelang tersebut. Jumlah penawaran yang masuk dalam lelang keenam efek utang ini yaitu Rp15,78 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan penawaran dalam lelang sukuk negara sebelumnya pada 14 Juni 2022, yang mencapai Rp15,13 triliun.

Sukuk negara dengan tenor pendek menjadi incaran investor pada saat lelang.Sedangkan sukuk negara dengan tenor panjang, kurang begitu diminati oleh investor.

Hal ini terlihat dari jumlah penawaran yang masuk pada lelang seri PBS031, yang mencapai Rp5,4 triliun. Seri ini akan jatuh tempo pada 15 Juli 2024. Sementara itu penawaran yang masuk untuk seri PBS033, yang jatuh tempo pada 15 Juni 2047, hanya sebesar Rp895,3 miliar. (KR)