CITA - PT. Cita Mineral Investindo Tbk

Rp 2.940

+30 (+1,00%)

JAKARTA – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), mencatatkan kinerja positif pada tahun ini. Sampai kuartal pertama 2022, CITA membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1,2 triliun. Capaian ini meningkat 24,6% dibandingkan penjualan bersih CITA di kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 964,6 miliar. Sementara laba tahun berjalan mengalami koreksi akibat kenaikan beban penjualan menjadi Rp127,7 miliar dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp165,7 miliar. 

Yusak Lumba Pardede, Direktur CITA mengungkapkan, “Perseroan optimis dapat meningkatkan pangsa pasar penjualan serta profitabilitas, termasuk peningkatan kinerja di tahun ini. Hal ini seiring penyelesaian fasilitas pemurnian WHW yang ditargetkan mulai produksi tahun ini. Dengan tambahan produksi hingga dua juta ton pertahun ditambah permintaan terhadap Alumunium yang terus meningkat.” 

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2021, Perseroan berhasil menjual 8,41 juta DMT MGB dimana sebanyak 86,73% atau sekitar 7,29 juta DMT merupakan penjualan ekspor sedangkan sisanya sebanyak 1,12 juta DMT dijual di dalam negeri. Jumlah volume penjualan meningkat 5,79% dibandingkan tahun 2020. Peningkatan ini berkontribusi terhadap kenaikan nilai penjualan 2021 sebanyak Rp 233,71 miliar menjadi Rp 4,58 triliun. CITA memperoleh kuota ekspor bauksit olahan atau MGB sebesar 4,04 juta WMT pada Maret 2021 dan 4,3 juta WMT pada November 2021 untuk periode 2021-2022 serta 1,3 juta WMT kuota relaksasi untuk periode 2021. 

Sebelumnya, CITA juga baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2021 yang digelar pada hari ini di Jakarta. Pada RUPST tersebut, Perseroan memutuskan untuk membagikan dividen total sebesar Rp 217,8 miliar dari laba bersih tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp568,3 miliar. (LM)