GTSI - PT. GTS Internasional Tbk

Rp 63

-1 (-2,00%)

JAKARTA - PT GTS Internasional Tbk (GTSI) membukukan kinerja yang signifikan pada semester I 2022 dengan laba US$ 4,17 juta, dibandingkan periode serupa tahun 2021 yang merugi US$ 724.390.

Dalam Laporan Keuangan Semester I 2022 yang dipublikasikan Senin (18/7), Kemal Imam Santoso, Direktur Utama PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menyampaikan pendapatan tercatat US$ 21,14 juta, naik dari US$ 9,76 juta pada periode serupa tahun 2021. Laba kotor naik menjadi US$ 8,41 juta, dari sebelumnya US$ 664.089 dan laba usaha US$ 4,99 juta, naik dari rugi usaha US$ 401.082.

Kontributor pendapatan terbanyak berasal dari pihak ketiga sebesar US$ 15,32 juta yakni, BP Berau Ltd US$ 9,19 juta, PT PLN Gas & Geothermal US$ 5,92 juta, PT MOL Indonesia US$ 100.000, PT Hanochem Shipping US$ 50.000, MCGC International Ltd US$ 50.000, dan Mitsui OSK Lines Ltd US$ 6.000.

Sedangkan pendapatan dari pihak berelasi sebesar US$ 5,81 juta yakni, PT Humpuss Transportasi Kimia US$ 5,76 juta dan PT Humpuss Transportasi Curah US$ 53.308. (LK)