ARTO - PT. Bank Jago Tbk

Rp 3.600

+40 (+1,11%)

JAKARTA - PT Bank Jago Tbk (ARTO) mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 6,1 triliun di semester I 2022, tumbuh 253% dibandingkan periode serupa tahun lalu.

Kharim Siregar, Direktur Utama Bank Jago menyampaikan pertumbuhan DPK diimbangi dengan pertumbuhan penyaluran kredit dan jumlah nasabah pengguna digital banking. "Untuk DPK per Januari-Juni 2022, tumbuh 65,9% atau Rp 3,68 triliun," katanya dalam siaran pers dikutip Kamis (21/7).

Komposisi DPK didominasi dana murah yakni, current account dan savings account (CASA) Rp 3,87 triliun dan deposito Rp 2,23 triliun. Dengan capaian itu, maka rasio CASA terhadap DPK 63% sehingga struktur biaya dana bank ini dapat dikatakan membaik.

Di sisi lain, Bank Jago menyalurkan kredit dan pembiayaan syariah Rp 7,26 triliun, melesat naik dibandingkan periode serupa tahun lalu sebesar Rp 2,17 triliun. Bila dibandingkan pembiayaan per Desember 2021 sebesar Rp 5,37 triliun, maka penyaluran kredit Bank Jago naik Rp 1,89 triliun di semester I 2022. (LK)