BBCA - PT. Bank Central Asia Tbk

Rp 8.500

+50 (+1,00%)

JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia, membukukan laba bersih sebesar Rp18 triliun pada semester pertama (1H) 2022, tumbuh 24,9% secara year-on-year (yoy) atau dibandingkan dengan semester yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan laba bersih BBCA pada 1H 2022 ditopang oleh realisasi penyaluran kredit yang mencapai Rp675,4 triliun. Penyaluran kredit di periode ini tumbuh 13,8% secara yoy.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BBCA, menyampaikan pertumbuhan kredit pada 1H 2022 mendapat dorongan dari aktivitas bisnis yang kembali pulih, sejalan dengan pelonggaran mobilitas. “Kami melihat momentum permintaan kredit modal kerja yang kuat menjelang perayaan Idul Fitri di kuartal II 2022, serta minat kredit konsumer yang terus membaik,” kata Setiaatmadja dalam keterangan resmi.

Pertumbuhan kredit BBCA pada 1H 2022 juga diikuti oleh perbaikan kualitas pinjaman. Pada periode ini, rasio Loan at Risk (LAR) perseroan turun ke level 12,3% sedangkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) berada di level 2,2%.

Sementara itu dana pihak ketiga yang dihimpun BBCA pada 1H 2022 tercatat sebesar Rp1.264,5 triliun, tumbuh 12,9% secara yoy. Pertumbuhan dana pihak ketiga perseroan ditopang oleh kenaikan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang mencapai Rp817,8 triliun, tumbuh 17,3% yoy. (KR)