COAL - PT. Black Diamond Resources Tbk

Rp 384

-6 (-2,00%)

JAKARTA. PT Black Diamond Resources Tbk. (COAL) sebentar lagi akan meramaikan perdagangan saham batubara di PT Bursa Efek Indonesia dengan mencatatkan 1,75 miliar saham baru dari hasil penawaran umum perdana atau intial publick offering (IPO).

Dalam prospektus yang diterbitkan, COAL akan menawarkan sebanyak 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga nominal Rp10 per saham. Saham perdana itu akan ditawarkan di harga antara Rp100 – Rp130 per saham. Dengan harga tersebut, Perseroan berharap akan menghimpun dana dari IPO sekitar Rp227,50 miliar.

Perseroan akan menggunakan sekitar Rp40 miliar untuk kebutuhan belanja modal anak usaha yakni PT Dayak Membangun Pratama (DMP), sebesar Rp30,88 miliar untuk membayar utang DMP kepada kontraktor PT Heral Eranio Jaya dan CV Putra Jaya atas pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan. Sekitar Rp9,11 miliar untuk pembangunan mess karyawan dan workshop DMPdan sisa dana IPO akan digunakan DMP untuk membayar kontraktor tambang, pembelian bahan bakar, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tambang serta keperluan umum perusahaan termasuk gaji karyawan.

Masa Penawaran Awal pada 12– 22 Agustus 2022 dan Perkiraan Masa Penawaran Umum pada 31 Agustus 2022  hingga 5 September 2022, serta Perkiraan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 7 September 2022.

Black Diamond Resources adalah perusahaan induk atas perusahaan pemegang IUP produksi batu bara, yakni DMP yang melakukan aktivitas penambangan di area Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Pada akhir 2021, DMP membukukan penjualan batu bara sebasar 208.254 metrik ton (MT). DMP saat ini memiliki kapasitas produksi 1.500.000 metrik ton per tahun. (AM)