JAKARTA - Pemerintah menaikkan harga refrensi produksi crude palm oil (CPO) menjadi US$ 929,66/MT untuk dua pekan ke depan. Pada dua pekan terakhir di Agustus 2022, harga refrensi produksi CPO sebesar US$ 900,52/MT

Veri Anggrijono, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan menyampaikan harga referensi CPO naik US$ 29,14/MT atau 3,24% dari periode 16-31 Agustus 2022.

Kenaikan harga refrensi CPO tertuang dalam Keputusan Kementerian Perdagangan No.1207/2022 tentang Harga Referensi CPO yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 1-15 September 2022.

Meski ada kenaikan harga referensi CPO, namun pemerintah tetap mempertahankan Bea Keluar CPO sebesar US$ 74/MT, seperti periode dua minggu sebelumnya.

"Saat ini, harga referensi CPO meningkat dan menjauhi threshold US$ 680/MT. Untuk harga BK CPO tidak berubah dari BK periode 16-31 Agustus 2022," katanya.

Kenaikan harga CPO dipengaruhi faktor antara lain, kenaikan harga minyak kedelai seiring meningkatnya permintaan dari Tiongkok dan India. (LK)