PGAS - PT. Perusahaan Gas Negara Tbk

Rp 1.890

-25 (-1,32%)

JAKARTA - Laba PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) tumbuh 25,08% di semester I 2022, dibandingkan periode serupa tahun lalu. Capaian itu didukung kenaikan pendapatan, terutama dari pelanggan pihak ketiga.

Dalam Laporan Keuangan Semester I 2022 yang dikutip Jumat (23/9), Muhammad Haryo Yunianto, Direktur Utama PGAS menyampaikan pendapatan tercatat Rp 1,74 triliun, naik 18,85% dari Rp 1,46 triliun di semester I 2021.

Kontributor terbesar pendapatan berasal dari pelanggan pihak ketiga sebanyak Rp 1,12 triliun, naik dari Rp 921,63 miliar. Sedangkan pihak berelasai menyumbang pendapatan Rp 612,40 miliar, tumbuh dari Rp 542,92 miliar.

Segmen bisnis utama PGAS ke pihak ketiga yang menyumbang kenaikan pendapatan yakni, niaga gas bumi Rp 846,66 miliar, diikuti penjualan minyak dan gas bumi Rp 178,97 miliar, pendapatan pemrosesan gas bumi Rp 44,64 miliar, dan pendapatan jasa regasifikasi Rp 11,85 miliar.

Laba kotor PGAS tercatat Rp 420,90 miliar, naik dari Rp 283,88 miliar, laba operasi Rp 239,74 miliar, tumbuh dari Rp 210,67 miliar, dan laba periode berjalan Rp 278,34 miliar, naik dari Rp 221,25 miliar. (LK)