JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendapat dukungan DPR dalam melanjutkan penyelidikan dugaan praktik monopoli Google di sektor digital di Indonesia. Saat ini, KPPU tengah menyelidiki praktik penjualan bersyarat (tying) pembelian secara bundling aplikasi Google Play Store dan Google Play Billing.

"Kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR memberikan catatan khusus perihal dukungan atas penyelidikan dugaan praktik monopoli Google di Indonesia," kata Deswin Nur, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama KPPU dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (27/9).

Menurut dia, dukungan dari DPR terhadap KPPU juga meluas pada berbagai kasus dugaan praktik monopoli lainnya di sektor digital di Indonesia.

Disampaikannya ada dugaan Google menyalahgunakan posisi dominan, penjualan bersyarat, dan praktik diskriminasi dalam distribusi apligasi digital di Indonesia.

Diketahui, Alif Hasbullah, Ketua KPPU dan Guntur Saragih, Wakil Ketua KPPU memenuhi undangan RDP Komisi VI DPR terkait Penyesuaian Rencana Keuangan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2023 pada pekan lalu (23/9). (LK)