JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat penurunan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia di triwulan III 2022 menjadi US$ 394,6 miliar dari triwulan II 2022 sebesar US$ 403,6 miliar.

Dalam Statistik Utang Luar Negeri Indonesia yang dipublikasikan BI, Selasa (15/11), penurunan utang seiring penurunan ULN sektor publik (pemerintah dan Bank Sentral) dan swasta. ULN Pemerintah tercatat US$ 182,3 miliar, lebih rendah dari US$ 187,3 miliar di triwulan II 2022. Secara tahunan ULN Pemerintah, terkontraksi 11,3%, yang dipengaruhi perpindahan investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen lain.

Untuk ULN Swasta, BI juga mencatatkan penurunan menjadi US$ 204,1 miliar, dari triwulan II 2022 sebesar US$ 207,7 miliar. Dibandingkan periode serupa tahun lalu, ULN Swasta terkontraksi 2,6% dipengaruhi kontraksi ULN Lembaga Keuangan dan Lembaga Non Keuangan masing-masing 4,5% dan 2,1%. (LK)