GOTO - PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk

Rp 123

-3 (-2,44%)

JAKARTA. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO ) membukukan pengengkakan rugi bersih per September 2022 menjadi Rp20,32 triliun. Rugi bersih tersebut bengkak sebesar 745,49% diandingkan periode yang sama tahun 2021.

Direktur Keuangan Grup GoTo Jacky Lo dalam keterangan resmi Selasa (22/11/2022) menjelaskan Perseroan berupaya menerapkan prinsip kehati-hatian yang berfokus pada optimalisasi beban usaha karena kondisi perekonomian seperti meningkatnya inflasi, kenaikan suku bunga dan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). "Kami telah mengurangi belanja insentif, menghapus belanja promosi untuk kelompok konsumen nonaktif, dan terus menurunkan belanja pemasaran serta mengoptimalkan pengurangan beban biaya, untuk mendukung fundamental Perseroan,” jelas Jacky

Dalam laporan keuangan Kuartal III-2022 terungkap Perseroan mengalami lonjakan rugi bersih sebesar 75,49% dari Rp11,57 triliun per September 2021 menjadi Rp20,32 triliun.Beban Perseroan tercatat sebesar Rp30,72 triliun, naik 86,78% dari Rp16,44 triliun Per September 2021. Naiknya beban dan rugi sebagai dampak dari merger antara Gojek dan Tokopedia tahun ini.

Di sisi lain, meski pendapatan GOTO pada Kuartal III-2022 melonnjak 132,35% dari Rp3,4 triliun menjadi Rp7,9 triliun, namun besarnya pendapatan tersebut tidak cukup untuk menutup jumlah beban yang sangat besar pada periode 9 bulan tahun 2022 itu. (AM)