INCO - PT. Vale Indonesia Tbk

Rp 7.275

+125 (+1,72%)

JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) bersama Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd. telah resmi melaksanakan groundbreaking pengembangan blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (27/11) kemarin.

“Groundbreaking hari ini merupakan batu loncatan besar yang memposisikan PT Vale untuk memasok nikel dengan sumber yang berkelanjutan dan bertanggung jawab jauh ke masa depan,” kata Eduardo Bartolomeo, CEO Vale, lewat keterangan resmi.

Sebagai catatan, total investasi yang diserap untuk pembangunan pabrik HPAL (High-Pressure Acid Leach) dan tambang nikel Vale bersama Huayou diperkirakan mencapai Rp67,6 triliun rupiah. Proyek ini diklaim akan melibatkan 12 ribu tenaga kerja untuk proses konstruksi.

Febriany Eddy, CEO Vale, menyampaikan blok Pomalaa akan jadi bagian penting dalam industri hilir nikel di Indonesia. “Proyek ini sangat penting bagi agenda pertumbuhan kami dan menandai dalam kontribusi 54 tahun Vale untuk Indonesia,” kata Eddy.

Seremoni groundbreaking pengembangan blok Pomalaa yang digarap Vale dan Huayou juga dihadiri oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi Indonesia. Agenda ini juga dihadiri oleh Ali Mazi, Gubernur Sulawesi Tenggara, serta Ahmad Safei, Bupati Kolaka. (KR)