GIAA - PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Rp 99

-1 (-1,01%)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menargetkan perolehan dana Rp 12,38 triliun via rights issue pada (16-22/12). Dalam aksi korporasi kali ini, PT Trans Airways (TA), pemegang saham GIAA tidak melaksanakan haknya.

Dalam prospektus singkat dikutip Selasa (6/12), GIAA menawarkan 63.210.504.593 saham Seri C dengan harga pelaksanaan Rp 196 per lembar. Setiap pemegang 10 juta saham lama akan berhak atas 24.418.256 saham hasil rights issue.

TA selaku pemegang 7.316.798.262 saham Seri B, menyatakan tidak akan menggunakan dan mengalihkan haknya dalam aksi korporasi ini. Maka, aksi korporasi ini akan diikuti pemerintah dan pemegang saham publik.

Sebelum rigths issue, modal dasar GIAA sebesar Rp 47,52 triliun, terdiri atas Seri A Dwiwarna Rp 459, Seri B Rp 11,88 triliun, dan Seri C Rp 35,64 triliun. Modal ditempatkan dan disetor penuh Rp 11,88 triliun dengan struktur pemiliknya yakni, Seri A Dwiwarna 0,00%, Seri B 60,54%, PT Trans Airways (TA) 28,27%, Tumpal Manumpak Hutapea 0,00%, masyarakat 11,19%, dan saham portepel Rp 35,64 triliun.

Pasca rights issue, modal ditempatkan dan disetor penuh Rp 20,76 triliun dengan komposisi pemegang saham yakni, Seri A Dwiwarna 0,00%, Seri B 22%, Seri C 53,72%, TA 10,27%, Tumpal Manumpak Hutapea Seri B 0,00%, Seri C 0,00%, masyarakat Seri B4,07%, Seri C 9,94%, dan saham portepel Rp 26,75 triliun. (LK)