BALI - PT. Bali Towerindo Sentra Tbk

Rp 800

-5 (-0,65%)

JAKARTA. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) kembali menerbitkan sukuk ijarah berkelanjutan I tahap I tahun 2022, dengan jumlah pokok Rp221 miliar.

Efek utang tersebut akan ditawarkan dalam 2 seri, dengan jumlah pokok masing-masing Rp200 miliar untuk seri A dan Rp21 miliar untuk seri B. Imbalan ijarah yang akan diberikan untuk seri A yaitu sebesar Rp15,5 miliar per tahun dan seri B Rp2,05 miliar per tahun.

BALI telah memperoleh peringkat “idA-(sy)” dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk penerbitan sukuk ijarah ini. Selain itu, perseroan juga telah mendapat peringkat “A-(idn)(sy)” dari Fitch Ratings Indonesia.

Rencananya, BALI akan mengalokasikan sekitar 70% dana hasil penerbitan sukuk ijarah untuk investasi pembangunan dan perluasan jaringan kabel serat optik dan upgrade menara telekomunikasi. Sisanya akan dialokasikan sebagai modal kerja perseroan.

Masa penawaran umum sukuk ijarah BALI dijadwalkan pada 13 Desember 2022. Distribusi sukuk ijarah akan dilaksanakan pada 16 Desember 2022 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2022.

BALI menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi sukuk ijarah. Sementara itu PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) ditunjuk sebagai wali amanat. (KR)