MBMA - PT. Merdeka Battery Materials Tbk

Rp 645

-10 (-2,00%)

JAKARTA. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) telah menandatangani perjanjian kredit senilai US$35,96 juta dengan salah satu anak usahanya yaitu PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).

Dalam perjanjian tersebut, SCM akan dikenai SOFR (Secured Overnight Financing Rate) dan margin sebesar 4,75% per tahun. Fasilitas pinjaman berlaku efektif sejak 26 September 2023.

Manajemen MBMA menyampaikan fasilitas tersebut akan digunakan untuk modal kerja SCM. “meliputi antara lain biaya karyawan, biaya jasa profesional, pembayaran royalti ke kas negara, biaya pengangkutan dan bongkar muat, biaya pemeliharaan dan perbaikan, serta biaya penambangan,” tulis Manajemen MBMA dalam keterangan resminya.

Sebagai catatan, SCM adalah anak usaha yang dimiliki oleh MBMA dengan porsi kepemilikan saham 51%. Saat ini SCM mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk produksi nikel di Kabupaten Konawe, dengan luas area konsesi tambang 21.100 hektar.

Menurut data idnfinancials.com, MBMA mulai tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 April 2023. Perseroan meraup dana segar sebanyak Rp8,75 triliun, atas 107,45 miliar lembar saham, yang ditawarkan dalam Initial Public Offering (IPO). (KR)