BJBR - PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Rp 1.620

+45 (+2,86%)

JAKARTA - PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) berencana untuk melakukan private placement tahap II pada tahun 2020. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan berencana untuk memperoleh dana sebesar Rp 412 miliar.

Nia Kania, Direktur Keuangan PT BPD BJB Tbk (BJBR) menyatakan bahwa bank, sebagai perusahaan publik yang terdaftar di BEI, saat ini memiliki dua opsi untuk memperoleh dana segar, dari right issue atau private placement. “Yang sedang dan telah kami lakukan adalah berkoordinasi dengan Kemendagri, bahkan Kemenkeu, kemudian Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jawa Barat dan Banten, lalu Pemkab (Pemerintah Kabupaten), Pemkot (Pemerintah Kota) se-Kabupaten Kota se-Jawa Barat dan Banten, yaitu melakukan penambahan modal atau PMTHMETD(Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu), dan itu sudah dilakukan di akhir 2018 untuk tahap pertama,” katanya.

Selanjutnya, Sekretaris Perusahaan BJBR Asadi Budiman mengatakan bahwa perusahaan menargetkan untuk menggapai dana hingga Rp 684 miliar dari private placement, yang direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat. "Di tahap pertama, kami dapat mencapai sekitar Rp 272 miliar, dan kami akan melakukan tahap II pada akhir tahun ini, atau tahun depan," katanya.

Menurutnya, suntikan dana melalui private placement tahap II dapat dilakukan dalam satu atau dua putaran, tergantung pada kesiapan pemegang saham. Pemegang saham BJBR adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Banten. (LK/W)