Ketika harga crypto bergerak fluktuatif maka kamu bisa melakukan trading futures untuk mendapatkan peluang. Namun dalam trading futures memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan trading spot. Untuk itu, kamu harus mempelajari cara trading futures secara bertahap.

Salah satu platform yang bisa kamu gunakan adalah Pintu. Aplikasi ini memiliki fitur Pintu Futures Lite, sehingga Pintu dikenal sebagai aplikasi trading futures mudah. Fitur ini merupakan mode trading futures crypto yang dirancang sederhana dan mudah diakses.

Untuk trader pemula. Pengguna cukup memilih posisi Long atau Short, menentukan nominal dan leverage hingga 25x, lalu posisi langsung terbuka hanya dalam tiga langkah. Untuk mulai trading, pengguna cukup membuka aplikasi Pintu, masuk ke halaman Futures, lalu memilih mode Lite.

Untuk mulai trading, kamu masuk ke halaman Futures, kemudian memilih mode Lite. Dengan demikian, pengguna yang ingin memahami cara mudah trading futures dapat memulai proses belajar tanpa harus menghadapi tampilan yang terlalu kompleks.

Apa Itu Futures Trading?

Futures trading adalah aktivitas memperdagangkan kontrak yang merepresentasikan nilai suatu aset pada waktu tertentu di masa mendatang. Dalam dunia crypto, kontrak futures umumnya mengikuti harga Bitcoin, Ethereum, Solana, XRP, maupun berbagai aset digital lainnya.

Berbeda dengan membeli aset secara langsung, trader futures hanya memperdagangkan kontrak berdasarkan perubahan harga. Oleh karena itu, keuntungan maupun kerugian berasal dari selisih harga saat posisi dibuka dan ditutup.

Karena tidak memerlukan kepemilikan aset secara fisik, futures menjadi pilihan bagi trader yang ingin memanfaatkan berbagai kondisi pasar, baik ketika harga sedang naik maupun turun.

Bagaimana Cara Kerja Futures Trading?

Dalam futures trading, trader dapat memilih dua jenis posisi utama, yaitu Long dan Short. Posisi Long digunakan ketika trader memperkirakan harga aset akan naik. Jika prediksi tersebut benar, trader berpotensi memperoleh keuntungan dari kenaikan harga

Sebaliknya, posisi Short digunakan ketika trader memperkirakan harga akan turun. Dengan strategi ini, trader tetap memiliki peluang memperoleh keuntungan meskipun kondisi pasar sedang bearish.

Selain itu, futures juga memungkinkan penggunaan leverage, yaitu fasilitas yang memungkinkan trader membuka posisi dengan nilai yang lebih besar dibandingkan modal yang dimiliki. Meskipun dapat meningkatkan potensi keuntungan, leverage juga memperbesar risiko kerugian sehingga harus digunakan secara bijak.

Kelebihan Futures Trading

Salah satu alasan futures trading semakin populer adalah fleksibilitasnya dalam berbagai kondisi pasar. Berbeda dengan trading spot yang umumnya mengandalkan kenaikan harga aset, futures memungkinkan trader memperoleh peluang keuntungan baik saat pasar bullish maupun bearish.

Keunggulan lainnya adalah adanya fitur leverage. Dengan leverage, trader dapat membuka posisi yang nilainya lebih besar dibandingkan modal yang dimiliki. Sebagai contoh, ketika menggunakan leverage 10x, modal yang relatif kecil dapat digunakan untuk mengendalikan posisi dengan nilai yang lebih besar.

Meskipun demikian, leverage harus digunakan secara hati-hati karena juga dapat memperbesar potensi kerugian.

Selain itu, futures trading memberikan fleksibilitas dalam menerapkan berbagai strategi investasi. Trader dapat melakukan hedging untuk melindungi nilai portofolio, memanfaatkan volatilitas jangka pendek, maupun mengkombinasikan analisis teknikal dan fundamental dalam mengambil keputusan transaksi.

Risiko yang Perlu Dipahami

Di balik peluang keuntungan yang menarik, futures trading memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan trading spot. Oleh sebab itu, setiap trader perlu memahami risiko tersebut sebelum mulai bertransaksi.

Risiko pertama berasal dari penggunaan leverage. Apabila harga bergerak berlawanan dengan prediksi, kerugian juga akan meningkat sesuai besarnya leverage yang digunakan. Karena itu, pemula disarankan menggunakan leverage secara konservatif hingga benar-benar memahami karakter pergerakan pasar.

Risiko berikutnya adalah volatilitas harga aset crypto yang sangat tinggi. Perubahan harga dapat terjadi dalam waktu singkat akibat sentimen pasar, kondisi ekonomi global, regulasi, maupun perkembangan teknologi blockchain. Kondisi tersebut menuntut trader untuk memiliki strategi yang jelas dan tidak mengambil keputusan berdasarkan emosi.

Selain itu, trader juga harus memahami risiko likuidasi. Jika margin yang tersedia tidak lagi mencukupi akibat pergerakan harga yang ekstrem, posisi dapat ditutup secara otomatis oleh sistem sehingga seluruh margin pada posisi tersebut berpotensi hilang.

Tips Memulai Futures Trading bagi Pemula

Agar proses belajar menjadi lebih nyaman, pemula sebaiknya tidak langsung berfokus mengejar keuntungan yang besar. Sebaliknya, prioritaskan pemahaman mengenai mekanisme futures dan cara mengelola risiko

Mulailah dengan nominal transaksi yang kecil sehingga kamu dapat memahami karakter pasar tanpa memberikan tekanan yang berlebihan pada modal investasi. Setelah semakin terbiasa, kamu dapat meningkatkan ukuran posisi secara bertahap sesuai pengalaman dan kemampuan analisis.

Selanjutnya, gunakan fitur Take Profit dan Stop Loss pada setiap transaksi. Kedua fitur tersebut membantu menjaga disiplin dalam menjalankan strategi sekaligus mengurangi pengaruh emosi ketika harga bergerak sangat cepat.

Apabila platform menyediakan sistem Isolated Margin, manfaatkan fitur tersebut untuk membatasi potensi kerugian hanya pada margin yang digunakan dalam satu posisi. Pendekatan ini dapat membantu melindungi saldo lain yang masih tersedia di akun futures.

Tidak kalah penting, luangkan waktu untuk mempelajari analisis teknikal, membaca berita pasar, serta mengevaluasi setiap transaksi yang telah dilakukan. Dengan proses belajar yang konsisten, kemampuan trading akan berkembang seiring bertambahnya pengalaman.

Mengapa Memilih Pintu Futures?

Bagi investor pemula, memilih platform yang sederhana namun tetap memiliki fitur lengkap merupakan langkah yang sangat penting. Pintu Futures dirancang untuk memberikan pengalaman trading yang mudah dipahami tanpa mengurangi fungsi-fungsi penting yang dibutuhkan trader.

Salah satu keunggulan utamanya adalah hadirnya Pintu Futures Lite. Mode ini memungkinkan pengguna membuka posisi hanya dalam tiga langkah, yaitu memilih posisi Long atau Short, menentukan nominal transaksi, lalu memilih leverage hingga 25x.

Setelah itu, posisi akan langsung terbuka sehingga proses trading menjadi jauh lebih praktis dibandingkan antarmuka futures yang kompleks. Selain kemudahan tersebut, Pintu Futures Lite juga dilengkapi skema Isolated Margin yang membatasi potensi kerugian hanya pada margin untuk posisi terkait.

Kamu bisa memanfaatkan fitur Take Profit dan Stop Loss agar target keuntungan maupun batas kerugian dapat dieksekusi secara otomatis. Dengan demikian, trader tidak harus terus-menerus memantau pergerakan harga di layar.

Kesimpulannya, futures trading adalah instrumen yang memungkinkan trader memperoleh peluang keuntungan dari pergerakan harga crypto, baik ketika pasar sedang naik maupun turun. Namun, karena menggunakan leverage dan memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan trading spot, pemahaman mengenai cara kerja futures menjadi hal yang sangat penting sebelum mulai bertransaksi.

Bagi pemula, langkah terbaik adalah memulai dari nominal kecil, menggunakan leverage secara bijak, menerapkan manajemen risiko, serta memanfaatkan fitur seperti Take Profit, Stop Loss, dan Isolated Margin. Selain itu, memilih platform yang mudah digunakan juga akan membantu mempercepat proses belajar.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

Tambahkan
sebagai sumber pilihan di Google