KAEF - PT. Kimia Farma Tbk

Rp 1.400

-15 (-1,00%)

JAKARTA - Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait Tri Tharyat mendorong agar PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) memasuki pasar Kuwait. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuannya dengan Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma Imam Fathorrahman pada tanggal 15 Januari 2020.

Menurut Tri, pasar Kuwait dan Timur Tengah pada umumnya tengah berkembang dengan pesat sehingga potensi ekspor obat-obatan dan kosmetik dari Indonesia cukup besar. Selain itu, produk herbal dan obat-obatan berkualitas tinggi juga cukup populer di Kuwait.

“Masyarakat Kuwait juga memiliki standar tinggi. Sangat cocok untuk ekspor produk Indonesia yang sudah terjamin kualitasnya,” kata Tri seperti dikutip dari keterangan resmi di laman Kementerian Luar Negeri, Kamis (16/1).

Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma Imam Fathorrahman juga berharap agar perusahaan bisa segera menjadikan Kuwait sebagai salah satu tujuan ekspor. Kimia Farma memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas produksi yang melebihi kebutuhan dalam negeri, sehingga perusahaan memiliki peluang yang besar untuk melakukan ekspor.

“Untuk itu, bantuan KBRI Kuwait terutama mengenai informasi mengenai mekanisme dan peraturan impor di Kuwait dan perusahaan lokal yang berpotensi menjadi distributor produk-produk Kimia Farma sangat dibutuhkan,” ujar Imam. (MS)