LABUAN BAJO - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Infrastruktur transportasi seperti Pelabuhan dan Bandara di Labuan Bajo dapat diselesaikan pada akhir tahun 2020 seperti yang ditargetkan Presiden Joko Widodo. 

Menhub mengatakan, landasan pacu atau runway Bandara Komodo akan diperpanjang menjadi 2.750 meter dari semula 2.250 meter. Dengan perpanjangan runway maka pesawat Airbus A300 dapat mendarat sehingga bisa menjangkau rute Jepang, Cina dan Australia.

Investasi pengelolaan Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo sebesar Rp 1,2 triliun dan estimasi total nilai biaya operasional selama 25 tahun Rp 5,7 triliun. 

“Setelah handling over dengan Konsorsium CAS dilakukan, bulan Juni sudah mulai dilakukan renovasi sehingga kita harapkan awal 2021 Bandara Komodo sudah menjadi Bandara Internasional. Harapannya sudah ada turis-turis khususnya dari Singapura, karena kan Changi menjadi patner sehingga target menaikan jumlah penumpang menjadi 4 juta pertahun dapat terealisasi,” ucap Menhub Budi.

Sedangkan untuk pembangunan Pelabuhan Multipurpose logistik maupun revitalisasi Pelabuhan Labuan Bajo eksisting, ditargetkan diselesaikan dalam kurun waktu enam bulan. (LM)