IPCM - PT. Jasa Armada Indonesia Tbk

Rp 180

+1 (+0,56%)

JAKARTA - Meski pendapatan PT Jasa Armada Indonesaia Tbk (IPCM) turun 6,24% pada 2019 dibandingkan pendapatan periode 2018, namun kinerja laba naik sebesar 23,67% dari Rp 72,80 miliar menjadi Rp 90,04 miliar. Kenaikan laba disebabkan efisiensi dan kenaikan pendapatan operasional lainnya.

Dikutip dari Laporan Keuangan per 31 Desember 2019, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 681,67 miliar, turun dari Rp 727,05 miliar pada 2018 dan laba kotor sebanyak Rp 204,70 miliar, turun dari Rp 227,27 miliar. Namun, terjadi kenaikan laba usaha menjadi Rp 108,47 miliar dari Rp 102,42 miliar. Hal ini disebabkan efisiensi pada beban umum dan administrasi menjadi Rp 97,14 miliar dari Rp 101,12 miliar, beban operasional turun menjadi Rp 11,37 miliar dari Rp 27,41 miliar, dan pendapatan operasional lainnya menjadi Rp 12,28 miliar naik dari Rp 3,68 miliar.

Kontributor pendapatan terbesar berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok sebesar Rp 339,26 miliar, diikuti Pelabuhan Palembang Rp 115,56 miliar, Pelabuhan Banten Rp 78,50 miliar, Panjang Rp 51,43 miliar, Teluk Bayur Rp 43,86 miliar, Pontianak Rp 21,61 miliar, Cirebon Rp 10,78 miliar, Bengkulu Rp 10,52 miliar, Jambi Rp 5,18 miliar, Pangkal Balam Rp 3,48 miliar, dan Tanjung Pandan Rp 1,44 miliar. (LK)