JAKARTA - PT Cahaya Bintang Medan berencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia pada 14 April mendatang. Perusahaan yang bergerak di industri pengolahan dan perdagangan furnitur tersebut akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) dengan harga penawaran Rp 160 per saham.

Rencananya, perseroan akan melepaskan 375 juta saham baru yang setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Cahaya Bintang berpotensi untuk meraup dana segar hingga Rp 60 miliar.

Seperti dilansir dari Kontan, perseroan berencana untuk menggunakan 52% dana IPO untuk membeli mesin. Sedangkan, sisa 48% akan digunakan untuk modal kerja, terutama untuk pembelian bahan baku.

Sebagai informasi, Cahaya Bintang Medan menunjuk PT Indo Capital Sekuritas dan PT Semesta Indovest Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran umum dijadwalkan pada tanggal 3-6 April 2020. (LM)