JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) telah mengantongi pinjaman berputar atau fasilitas revolving loan sebesar Rp400 miliar dari anak usahanya, PT Danusa Tambang Nusantara, untuk kebutuhan modal kerja.

“Secara bisnis bagi perseroan [UNTR] akan lebih menguntungkan apabila perseroan mendapatkan pinjaman ini dari DTN dibandingkan pihak lain,” kata Sara K. Loebis, Corporate Secretary UNTR, dalam keterbukaan informasi.

Fasilitas tersebut tersedia sejak 29 April 2020 sampai setahun mendatang. UNTR dan DTN menyepakati bunga pinjaman JIBOR + 1% dalam perjanjian tersebut.

Sebagai informasi, UNTR memiliki 60% saham DTN saat memperoleh pinjaman ini. Sementara itu 40% saham DTN dimiliki oleh PT Pamapersada Nusantara, yang merupakan anak perusahaan UNTR.

Selain itu, pinjaman tersebut termasuk dalam kategori transaksi afiliasi, karena ada kesamaan manajemen perseroan dan DTN. Frans Kesuma, Presiden Dirketur UNTR, juga menjabat sebagai Presiden Komisaris DTN.

Meskipun demikian, utang yang diperoleh UNTR dari DTN tidak termasuk ke dalam kategori transaksi material, karena nilainya tidak sampai setengah dari total ekuitas. “Nilai transaksi tidak memenuhi treshold yang ditetapkan,” jelas Loebis. (KR)