JAKARTA. PT Pradiksi Gunatama akan menawarkan 900 juta lembar saham perdananya kepada publik (IPO) di Bursa Efek Indonesia, untuk memperoleh tambahan modal senilai Rp103,5 miliar.

“Efek perseroan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Juli 2020 dengan menggunakan kode PGUN,” kata Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I.

Dalam informasi pendaftaran di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), harga penawaran saham PGUN ditetapkan sebesar Rp115 per lembar saham, dengan nilai nominal saham Rp100.

PT Investindo Nusantara Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek dalam penawaran saham PGUN. Kemudian PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) dan PT Panca Global Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana efek. (KR)