LPPF - PT. Matahari Department Store Tbk

Rp 1.475

-35 (-2,37%)

JAKARTA - Perpule, perusahaan rintisan (startup) teknologi ritel asal India, telah meluncurkan platform e-commerce bernama Perpule E-Commerce+ di Asia Tenggara.

Melalui platform tersebut, peritel luring (offline) di Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam dapat memiliki dan mengoperasikan platform daring (online) dan aplikasi mobile sendiri. 

“Kami senang bisa terjun ke pasar Asia Tenggara dan akan berusaha melayani pelanggan dengan cara sebaik mungkin melalui platform berbasis teknologi,” kata CEO Perpule Abhinav Pathak dalam keterangan resmi yang diterima IDNFinancials.com, Kamis (9/7).

“Kami sangat senang bisa secara resmi mengumumkan kehadiran di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina dan akan melakukan apa pun untuk membantu ritel sukses di perjalanan online mereka.”

Menurut data Perpule, pasar ritel di Asia Tenggara memiliki nilai lebih dari US$700 miliar dan peritel secara bertahap mulai mengadopsi teknologi, khususnya e-commerce, terutama karena krisis virus corona (COVID-19).

Di Indonesia, Perpule bekerja sama dengan PT Matahari Department Stores Tbk (LPPF) dalam merintis proyek untuk menyediakan solusi atas tantangan bisnis selama pandemi. Proyek tersebut, ujar Direktur Keuangan Matahari Niraj Jain, menggunakan pendekatan yang mengedepankan pelanggan (customer first) dan berbasis solusi (solution mindset).

“Platform Perpule telah dibangun dengan fokus yang tepat untuk mendukung kebutuhan ritel modern yang sedang tumbuh dan kami melihatnya sedang digunakan secara luas di seluruh toko kami di masa mendatang,” kata Jain.

“Kami menyambut mereka di Indonesia dan senang menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam membangun praktik retail terbaik generasi selanjutnya bersama-sama.” (MS)