ESTA - PT. Esta Multi Usaha Tbk

Rp 100

0 (0%)

JAKARTA - PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) menunda merealisasikan dana dari hasil penawaran umum saham perdana (IPO) sebesar Rp 21,24 miliar hingga pertengahan Juli 2020. Penundaan ini dampak dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penanggulangan pandemi COVID-19.

Lukman Nelam, Direktur Utama PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) menyampaikan perkembangan terkini terkait penggunaan dana hasil IPO yang berlangsung pada Maret 2020 itu. Sesuai rencana dalam prospektus, manajemen ESTA mengalokasikan Rp 6,68 miliar untuk pembangunan hotel, Rp 4,12 miliar untuk pembelian kendaraan, dan Rp 10,43 miliar untuk modal kerja.

Sementara ini, dana hasil IPO itu ditempatkan dalam deposito dan tabungan masing-masing sebanyak Rp 21 miliar dengan bunga 10% per tahun selama tiga bulan dan RP 241,24 juta dengan bunga 1,25% per tahun selama 12 bulan.

Selama pandemi ini, manajemen ESTA mengehentian sebagain operasional perusahaan, termasuk penghentian pengadaan mobil untuk disewakan karena penyewa belum memerlukan tambahan sewa kendaraan. Selain itu, terjadi penurunan tingkat hunian kamar hotel (occupancy) dan penurunan perjalan bisnis dari konsumen potensil. (LK)